CAPAIAN PEMBELAJARAN SENI MUSIK FASE A kelas I dan II SD/MI/Program Paket A
CAPAIAN PEMBELAJARAN SENI MUSIK FASE A kelas I dan II SD/MI/Program Paket A
mekaelektronika Rasional Mata Pelajaran Seni Musik. Seni musik merupakan ekspresi, respon, dan apresiasi manusia terhadap berbagai fenomena kehidupan, baik dari dalam diri maupun dari budaya, sejarah, alam dan lingkungan hidup seseorang, dalam beragam bentuk tata dan olah bunyi-musik. Musik bersifat individu sekaligus universal, mampu menembus sekat-sekat perbedaan, serta menyuarakan isi hati dan buah pikiran manusia yang paling dalam, termasuk yang tidak dapat diwakili oleh bahasa verbal. Musik mendorong manusia untuk merasakan, dan mengekspresikan keindahan melalui penataan bunyi-suara.
Melalui pendidikan seni musik, manusia diajak untuk berpikir dan bekerja
artistik-estetik secara kreatif, memiliki daya apresiasi, menerima
perbedaan, menghargai kebhinekaan global, sejahtera secara utuh (jasmani,
mental-psikologis, dan rohani), yang pada akhirnya akan berdampak terhadap
kehidupan manusia (diri sendiri dan orang lain) dan pengembangan pribadi
setiap orang dalam proses pembelajaran yang berkesinambungan (terus
menerus).
B. Tujuan Mata Pelajaran Seni Musik
1. Peserta didik mampu mengekspresikan diri atas fenomena
kehidupan.
2. Peserta didik peka
terhadap persoalan diri secara pribadi dan dunia sekitar.
3. Peserta didik mampu mengasah dan mengembangkan musikalitas,
terlibat dengan praktik-praktik bermusik dengan cara yang sesuai, tepat, dan
bermanfaat, serta turut ambil bagian dan mampu menjawab tantangan dalam
kehidupan sehari-hari.
4. Secara sadar dan
bermartabat peserta didik mengusahakan
perkembangan kepribadian, karakter, dan kehidupannya baik untuk diri sendiri
maupun untuk sesama dan alam sekitar.
C. Karakteristik Mata Pelajaran Seni Musik
1. Pelajaran seni musik mencakup: pengembangan musikalitas; kebebasan
berekspresi; pengembangan imajinasi secara luas; menjalani disiplin kreatif;
penghargaan akan nilai-nilai keindahan; pengembangan rasa kemanusiaan,
toleransi dan menghargai perbedaan; pengembangan karakter/kepribadian
manusia secara utuh (jasmani, mental/psikologis, dan rohani) yang dapat
memberikan dampak dalam kehidupan manusia.
2. Pelajaran musik membantu mengembangkan musikalitas, kemampuan bermusik
peserta didik melalui berbagai macam praktik musik yang baik secara:
a. Ekspresif dan indah
b. Kesadaran, pemahaman dan penghayatan akan unsur-unsur/
elemen-elemen bunyi-musik dan kaidah-kaidahnya
c. Dengan penerapan yang tepat guna
Dalam pembelajaran praktik Seni Musik mencakup elemen-elemen sebagai berikut:
Elemen |
Deskripsi |
Mengalami
(Experiencing) |
●Peserta didik mengenali, merasakan, menyimak,
mencoba/bereksperimen, dan merespon bunyimusik dari beragam sumber,
dan beragam jenis/ bentuk musik dari berbagai konteks budaya dan
era.
●Peserta didik mengeksplorasi bunyi dan beragam karya-karya
musik, bentuk musik, alat-alat yang menghasilkan bunyi-musik, dan
penggunaan teknologi dalam praktik bermusik.
●Peserta didik mengamati, mengumpulkan, dan merekam
pengalaman dari beragam praktik bermain musik, menumbuhkan kecintaan
pada musik dan mengusahakan dampak bagi diri sendiri, orang lain,
dan masyarakat. |
Merefleksikan (Reflecting) |
●Peserta didik memiliki nilai-nilai yang
generatiflestari dalam pengalaman dan pembelajaran bermusik secara
artistik-estetik yang berkesinambungan (terus-menerus).
●Peserta didik mengamati, memberikan penilaian dan
membuat hubungan antara karya pribadi dan orang lain sebagai bagian
dari proses berpikir dan bekerja artistik-estetik, dalam konteks
unjuk karya musik. |
Berpikir dan Bekerja Secara Artistik (Thinking and Working Artistically) |
●Peserta didik merancang, menata, menghasilkan,
mengembangkan, me-reka ulang, dan mengkomunikasikan ide
melalui proses mengalami, merefleksikan, dan menciptakan.
●Peserta didik mengeksplorasi dan menemukan sendiri
bentuk karya dan praktik musik (elaborasi dengan bidang keilmuan
yang lain: seni-rupa, tari, drama/lakon, dan non-seni) yang
membangun, dan bermanfaat untuk menanggapi setiap tantangan hidup
dan kesempatan berkarya secara mandiri.
●Peserta didik meninjau dan memperbarui karya pribadi
sesuai dengan kebutuhan masyarakat, jaman, konteks fisik-psikis,
budaya, dan kondisi alam.
●Peserta didik menjalani kebiasaan/disiplin secara
kreatif sebagai sarana melatih kelancaran, keluwesan, dan kemampuan
bermusik. |
Menciptakan (Creating) |
●Peserta didik memilih penggunaan beragam media dan
teknik bermain dalam praktik musik untuk menghasilkan karya musik
sesuai dengan konteks, kebutuhan dan ketersediaan, serta kemampuan
praktik musik masyarakat, sejalan dengan perkembangan teknologi.
●Peserta didik menciptakan karya-karya musik dengan
standar musikalitas yang baik dan sesuai dengan kaidah/budaya dan
kebutuhan, dapat dipertanggungjawabkan, berdampak pada diri sendiri
dan orang lain, dalam beragam bentuk praktik musik. |
Berdampak (Impacting) bagi diri sendiri dan orang lain |
●Peserta didik memilih, menganalisis, menghasilkan
karya-karya musik dengan kesadaran untuk terus mengembangkan
kepribadian dan karakter bagi diri sendiri dan sesama.
●Peserta didik memilih, menganalisis menghasilkan
karya-karya musik dengan kesadaran untuk terus membangun persatuan
dan kesatuan bangsa.
●Peserta didik memilih, menganalisis, menghasilkan
karya-karya musik dengan kesadaran untuk terus meningkatkan cinta
kasih kepada sesama manusia dan alam semesta.
●Peserta didik menjalani kebiasaan/disiplin kreatif
dalam praktik musik sebagai sarana melatih pengembangan pribadi dan
bersama, dan menjadi semakin baik (waktu demi waktu, tahap demi
tahap). |
D. Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Seni Musik Fase A (Umumnya untuk kelas I dan II SD/MI/Program Paket A) Pada akhir Fase A, peserta didik mampu menyimak, melibatkan diri secara aktif dalam pengalaman atas bunyi-musik (bernyanyi, bermain alat/media musik, mendengarkan), mengimitasi bunyimusik serta dapat mengembangkannya menjadi pola baru yang sederhana. Peserta didik mengenali diri sendiri, sesama, dan lingkungannya serta mengalami keberagaman/kebhinekaan sebagai bahan dasar berkegiatan musik seperti yang terwujud dalam pengenalan kualitas-kualitas dan unsur-unsur sederhana dalam bunyi/musik beserta konteks yang menyertainya seperti: lirik lagu dan kegunaan musik yang dimainkan.
Fase A berdasarkan Elemen
Elemen |
Capaian Pembelajaran |
Mengalami (Experiencing) |
Pada akhir fase ini, peserta didik mampu mengimitasi bunyi-musik
sederhana dengan mengenal unsur-unsur bunyi-musik baik intrinsik
maupun ekstrinsik. |
Merefleksikan (Reflecting) |
Pada akhir fase ini, peserta didik mampu mengenali diri sendiri,
sesama, dan lingkungan yang beragam (berkebhinekaan), serta mampu
memberi kesan atas praktik bermusik lewat bernyanyi atau bermain
alat/media musik baik sendiri maupun bersama-sama dalam bentuk
sederhana. |
Berpikir dan Bekerja Secara Artistik (Thinking and Working Artistically) |
Pada akhir fase ini, peserta didik mampu menyimak, mengenali, dan
mengimitasi bunyimusik dan menerapkan kebiasaan bermusik yang baik
dan rutin dalam berpraktik musik sederhana sejak dari persiapan,
saat bermusik, maupun usai berpraktik musik, serta memilih secara
aktif dan memainkan karya musik sederhana secara artistik, yang
mengandung nilai-nilai positif dan membangun. |
Menciptakan (Creating) |
Pada akhir fase ini, peserta didik mampu mengembangkan imitasi
bunyi-musik menjadi pola baru yang sederhana dengan mengenal
unsur-unsur bunyi-musik baik intrinsik maupun ekstrinsik. |
Berdampak (Impacting) bagi diri sendiri dan orang lain |
Pada akhir fase ini, peserta didik mampu menjalani kebiasaan
bermusik yang baik dan rutin dalam berpraktik musik dan aktif dalam
kegiatan-kegiatan bermusik lewat bernyanyi dan memainkan media
bunyi-musik sederhana serta mendapatkan pengalaman dan kesan baik
bagi diri sendiri, sesama, dan lingkungan. |
Capaian Pembelajaran Seni Musik fase lain dapat di lihat di bawah ini: